JENIS RAJUTAN BAHAN KAOS

1. SINGLE KNITT (Contoh. Combed 20’S, S nya adalah single knitt)

  • Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single.
  • Penggunaan hanya satu permukaan atau tidak bisa dibolak-balik (2 permukaan).
  • Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching).
  • Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

2. DOUBLE KNITT (Contoh. Combed 20’D, D nya adalah double knitt)

  • Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double.
  • Sehingga penggunaannya bisa dibolak-balik (atas bawah tidak masalah).
  • Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur.
  • Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi (baby) dan anak-anak (Kid’s). Ada sebagian orang menyebut bahan ini dengan sebutan Interlock.

3. LACOSTE

  • Pengertian teknisnya adalah rajutan texture / corak.
  • Penggunaan tidak bisa dibolak-balik.
  • Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil.
  • Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Pique atau Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah.

4. STRIPER atau YARN DYE

  • Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye).
  • Penggunaan tidak bisa di bolak-balik.
  • Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt.
  • Finishing harus openset / belah.
  • Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

5. DROP NEEDLE

  • Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum.
  • Penggunaannya bisa di bolak-balik.
  • Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur.
  • Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.