Cara Membuat Kaos Sablon Berkualitas

Cara Membuat Kaos sablon berkualitas

Cara membuat kaos sablon ini sangatlah sederhana bagi pemula. Kesederhanaan pembuatan kaos sablon jangan dianggap remeh karena jika ingin menjadi pebisnis pembuatan kaos sablon berkualitas tidak sembarangan, berbeda dengan pembuatan kaos sablon yang sifatnya asal jadi.

Tahapan membuat kaos sablon berkualitas adalah :

1. Pemilihan Bahan kaos sablon berkualitas
Bahan untuk membuat kaos sablon sebaiknya berbahan 100% cotton dimana pemakai kaos ini akan sangat nyaman dan menyerap keringat ketika orang  memakai kaos sablonan buatan anda. Bahan cotton yang baik adalah cotton combed hal ini karena cotton combed memiliki tekstur yang halus.

2. Pemotongan Bahan Kaos Sablon
Potongan bahan untuk pembuatan kaos sablon sebaiknya sesuai dengan kebutuhan. Jumlah dan ukuran dapat disesuaikan. Ukuran standart S-XL dapat disesuaikan juga dengan kebutuhannya. Buatlah kaos sablon dengan standart ukuran S-XL yang nyaman sesuai ketika dipakai oleh orang lain. Perlu diperhatikan potongan kaos yang mudah adalah lebar (dari ketiak kanan dampai ketiak kiri) dan panjang (dari sambungan rib leher sampai bawah.

3. Design kaos
Desain pembuatan kaos sablon harus dibuat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan dari sisi teknis penyablonan. Hal ini penting agar desain yang dibuat nantinya sangat bagus hasilnya jika diaplikasikan di kaos sablon. Sesuaikan warna kaos sablon dengan warna desain. Sebaiknya kuasai beberapa softweare desain seperti corel, photoshop, adobe ilustrator atau freehand. Minimal kuasai 2 softweare agar lebih mudah ketika membuat desain yang sedikit rumit.

4. Penyablonan Kaos
Dalam membuat kaos pilihlah tinta yang sesuai baik waterbase sampai oilbase. Kualitas tinta untuk kaos sablon harus diperhatikan, pilihlah tinta yang bagus dan awet. Tinta yang waterbase sebaiknya digunakan untuk kaos sablon  menggunakan mesin press agar pengeringan dan hasil dari sablon meresap dalam bahan kaos.

5. Penjahitan Kaos
Cari penjahit yang mempunyai pengalaman menjahit kaos. Kualitas jahitan dari kaos bisa dilihat dari kerapian dan kerapatan jahitan.

6. Finishing
Jangan lupa setelah jahit selesai di buang benang dan setrika uap. Buang benang berfungsi untuk kerapian hasil jahitan dan sterika uap berfungsi untuk merapikan kaos sablon pesanan dan dapat pula untuk merapikan jahitan kaos sablon sendiri.

Demikian cara membuat kaos sablon berkualitas, jangan lupa kalau kaos ini akan dijual yang perlu diperhatikan juga packaging dan marketing……

Sumber : www.djimsanclothing.com